Semoga Esok

Semoga Esok


Ketika awan menyambut dalam pagi

Terdiam berdiri di ujung pandangan
Mematung menelusuri ingatan
Takjub dan haru berbaur

Dia masih berdiri tegak
Menentang gerusan jaman yang cepat bergerak
Bertahan dari gempuran angin dan rintik hujan

Dalam diam

Ia menanti penuh harap
Ada yang sudi mengisi
Kosongnya satu sudut yang terabaikan

Berharap

Satu senyuman akan mencerahkan hari
Gelak tawa gembirakan suasana
Harap baru warnai langkah
Sampai penghujung waktu

Ia akan sabar menanti

Meski mungkin tak sekuat 
Kala pertama berdiri

Tak secantik 
Kala pagi pertama menyapa

Satu doa terpanjatkan hari ini

Semoga esok
Nafas itu masih sudi 
Mengaliri denyut nadi


Bandung Barat, akhir Maret 2020
D3100 18-200 mm

Pagi mendung lagi
Jemuran belum kering
Pake sarung






rumahmediagrup/masmuspoetrygraphy

2 comments

Comments are closed.