Sempurna

::Sempurna::

Jika mendengar syair sempurnanya Andra and The Backbone, sangat luar biasa. Melukiskan sosok manusia yang membuatnya terkagum dan menyebutnya, ‘sempurna’.

Padahal di dunia ini tidak ada yang sempurna, yang sempurna hanyalah sang Maha sempurna, yaitu Tuhan.

Namun, hal itu dibolehkan dan wajar saja dilakukan. Karena saat orang berada dalam kondisi jatuh cinta, terpesona, maka segala pujian dan sanjungan akan keluar dari lisannya.

Sebagaimana orang yang mencipta syair cinta atau para sahabat dan salafushshalih yang memuji Baginda dengan pujian melangit. Kita pasti tahu langgam sholawat Nabi, sedemikian tingginya pujian itu dilayangkan.

“Engkau bagai matahari, engkau bagai bulan purnama, cahaya di atas cahaya”

Atau dalam sebuah lirik lagu, “Kau adalah darahku, kau adalah jantungku, kau adalah hidupku, lengkapi diriku, oh sayangku kau begitu…sempurna.”

Lihat, lirik-lirik di atas terlihat lebay bukan?! Begitulah orang mengekspresikan cintanya. Dan itu sah-sah saja, gak perlu diprotes.

Memanusiakan manusia dengan membuatnya sempurna dalam ketidaksempurnaannya.

Maka jika ada orang yang tak suka dengan kita, menikam kita dari belakang, atau memuji dan menyanjung kita, ya begitulah dunia. Apabila tak suka, tak perlu ditanggapi, apabila itu sebuah kebaikan tak ada salahnya kita terima.

Semua takdir Tuhan itu baik, meski terlihat tidak baik menurut kacamata manusia. Tinggal bagaimana kita menyikapi setiap hal yang berlaku.

Salam semangat, semoga bahagia lahir batin.

rumahmediagroup/afafaulia18