Untuk Setiap Kita Wajib untuk Mencari Ilmu

Sepertinya ini yang memberikan dorongan setiap umat manusia untuk tergerak ingin hidupnya menjadi lebih baik. Bahkan sampai ingin pada titik terampuninya segala dosa-dosa, yang hadir dalam diri sepanjang cerita di kehidupan kita.

Dengan tidak ada niat untuk menggurui, namun ingin berbagi sedikit kepulan ilmu yang di dapat ketika mengikuti kajian mingguan yang tentu semua-pun pernah mengikutinya, dengan niat mendapat rida-Nya serta mengharap pahala kebaikan baik bagi diri, keluarga atau masyarakat pada umumnya.

Kita tentu sering mengikuti berbagai kajian atau pengajian yang setiap saat di selenggarakan di setiap masjid atau perkumpulan-perkumpulan apapun jenisnya.

Meskipun kita hanya sebagai seorang mustami atau yang hanya cukup mendengarkan apa yang disampaikan seorang ustadz atau ustadzah semoga di berikan berkah pahala kebaikan pula oleh Allah SWT.

Fadillah mencari ilmu kepada para ulama disampaikan dengan lugas oleh ustadzah Hj Enok di Masjid As-Syukur pada Ahad kemarin.

Beliau memberikan banyak masukan dan anjuran terutama yang berkaitan tentang ilmu agama dalam kehidupan keseharian kita di dunia.

Di sini disebutkan bahwa fadillah mencari ilmu khususnya ilmu agama, diantaranya :

○duduknya kita selama kurang lebih satu jam di majelis ilmu (tolabul ilmu), meskipun itu hanya mendengarkan sebagai mustami dengan niat yang ikhlas tentu akan diberi pahala oleh Allah SWT sebagai pahala kebaikan bahkan di hadapan Allah SWT mendapatkan pahala kebaikan 1000 Abid (budak Belian pada jaman nabi).

○ketika kita mengetahui seorang ulama yang memiliki kepahaman akan ilmu agama, dengan hanya kita melihat, menatap wajah beliau tanpa ada niat yang tidak baik menurut agama, maka itu pun sangat baik dan dianjurkan agar kita mendapatkan berkah dari ilmu yang di berikan. Bahkan di pandangan Allah SWT itu lebih baik dari pada mensedekahkan 1000 ekor kuda untuk membantu sebagai peralatan perang. Maka hal ini amat sangat besar pahala kebaikannya.

○kita wajib lebih dahulu mengucapkan salam dengan ucapan salam yang sempurna kepada orang yang lebih alim (yang memiliki ilmu di atas kita). Itu memberikan pahala kebaikan pula bagi kita semua.

Selain itu, dibahas pula tentang 10 surat di dalam Al-Qur’an, yang tentu saja apabila kita Istiqomah membacanya akan mendapatkan keberkahan. Karena salah satu dzikir yang dianjurkan yaitu dengan membaca Al-Qur’an.

Meskipun ketika kita membaca ayat-ayat Al-Qur’an, harus diniatkan hanya untuk mendapatkan keberkahan Al-Qur’an tersebut. Namun di sini lebih spesifik bahwa Al-Qur’an dianjurkan untuk dibaca sekaligus di tadaburi. yaitu diantaranya :

○membaca QS. 1. Al-Fatihah (Pembukaan) di mana beliau menyampaikan Fadillah membaca surat ini supaya mengharap tetap pada rida-Nya atas apapun yang kita lakukan, selama itu adalah aktivitas yang baik.

○membaca QS. 36. Yasin dengan di berikan fadillah tidak akan merasakan haus ketika terjadinya hari kiamat dan di akhirat kelak.

○membaca QS. 44. Ad-Dukhan (Kabut) maka tidak akan diberikan kesusahan atau kekacauan ketika terjadinya hari kiamat.

○membaca QS. 56. Al-Waqi’ah (Hari Kiamat) dengan mendawamkan membacanya, maka semoga Allah SWT akan menjauhkan kita dari kefakiran.

○QS. 67. Al-Mulk (Kerajaan) semoga akan diberikan nikmat kubur, selama kita penuh dengan niat ikhlas membaca setiap ayat Al-Qur’an karena Allah ta’ala semata.

○QS. 108. Al-Kautsar (Nikmat yang Banyak). Berharap kita akan dijauhkan dari musuh, diberikan kelapangan hati untuk apapun yang kita usahakan di dunia untuk bekal akhirat.

○QS. 109. Al-Kafirun (Orang-Orang Kafir), dengan Fadillah surat ini kita mengharap kepada Allah SWT agar dijauhkan dari kekafiran, kuat iman dan ketakwaan kita, jangan sampai copot iman ketika melewati sakaratul maut (naudzubillah).

○QS. 112. Al-Ikhlas (memurnikan keesaan Allah) dimana kita selalu memohon yakin hanya kepada Allah SWT dan tetap mendapat rida-Nya.

○QS. 113. Al-Falaq (waktu subuh) berdo’a agar kita selalu diberikan perlindungan dari Allah SWT kapan dan di manapun kita berada.

○QS. 114. An-Nas (Manusia) di mana kita selalu berharap dijauhkan dari rasa was-was atau ragu yang selalu datang, sehingga selalu merasakan ketenangan di dalam menjalani kehidupan.

Semoga kita selalu bisa membacanya di setiap waktu. Walaupun perlu juga kita ingat, untuk membaca Al-Qur’an itu harus dengan niat ikhlas dan lillah tanpa harus menggunakan embel-embel kita menginginkan sesuatu faedah tertentu.

Namun tetaplah kita selalu berharap dan berdo’a semampu terbaik kita, agar hidup selalu dipenuhi dengan keberkahan berlimpah dari membaca Al-Qur’an.

Selain membacanya dianjurkan juga kepada kita untuk mentadaburi setiap ayat terjemahannya. Sehingga kita bisa mengetahui apa yang ada di dalam Qur’an tersebut, sesuai surat yang kita baca.

Semoga Allah SWT akan mengampuni setiap dosa kita, dan berharap uraian singkat ini menambah perbendaharaan keilmuan kita terutama menambah pengetahuan tentang ilmu agama tentunya.

Semua kata-kata salah yang tersampaikan di atas adalah kesalahan pribadi penulis, dengan permohonan maaf.

Semoga Allah SWT memberkahi hidup kita di dunia hingga akhirat kelak, Aamiin Yaa Allah.

Pict : google share

2 comments

Comments are closed.