Sensasi Bulung Patut Dicoba

Sensasi Bulung Patut Dicoba

Konsumsi rumput laut layaknya sayur, sudah pernah coba?

Kalau yang merasakan rumput laut berupa puding, patut mencoba makanan rumput laut dalam bentuk yang sebenarnya alias asli rumput laut yang bentuknya berserabut itu. Rasanya…? Ayo simak dulu uraian singkat tentang rumput laut yang bisa dikonsumsi layaknya sayur, dan salah satunya ada di Bali.

Di Bali ada dua jenis rumput laut (bulung) yang biasa dikonsumsi masyarakatnya, yaitu Bulung Boni dan Bulung Rambut. Bulung boni berwarna hijau tua, bentuknya mirip pakis dan ada kandungan airnya. Saat digigit masih terasa kres-kres dan terasa air didalamnya. Bulung rambut sama seperti sebutannya, berserabut tipis dan kenyal tanpa kandungan air seperti bulung boni. Warnanya ada dua, yang putih (cenderung krem) dan hijau. 

Pengolahan kedua jenis bulung itu hingga menggoyang lidah sangat sederhana. 

Untuk bulung boni tidak perlu dimatangkan dengan direbus, tapi cukup disiram air panas setelah dicuci bersih. Siapkan kelapa bakar, lengkuas/laos, cabe rawit, terasi, air jeruk limau serta kuah ikan/kuah pindang. Cara membuatnya:

  • Siapkan sepiring bulung boni yang telah disiram air panas
  • Parut kelapa bakar dan laos. Kelapa yang dibutuhkan sekitar satu sendok makan saja dan sejumput kecil laos.
  • Urapkan bulung dengan kelapa dan laos, beri sedikit air jeruk limau.
  • Ulek cabe rawit sesuai selera, tambah terasi bila suka, lalu masukkan sekitar 50 ml kuah pindang atau air matang biasa bila tidak ada kuah pindang.
  • Tuang campuran cabe kuah pindang ke atas urap bulung boni.
  • Taburi atasnya dengan kacang tanah atau kacang mentik.
  • Bulung boni siap disantap
Bulung Boni
Pada bulung rambut, perbedaan prosesnya hanya pada saat mematangkan bulung. Bulung rambut harus direbus terlebih dahulu. Proses pengolahan selanjutnya hingga penyajian dapat dilakukan seperti cara membuat bulung boni di atas. 

Sederhana bukan. Sensasi rasa dan nikmatnya membuat kita ingin menikmatinya berulang. Terkadang aroma amis sedikit tercium, namun dapat dialihkan dengan rasa pedas dari kuah pindang yang gurih.

Bulung Rambut

Bulung juga kaya akan nutrisi dan kaya akan antioksidan yang sangat bermanfaat bagi tubuh.

Lalu, sebaiknya seberapa banyak kita makan rumput laut?

Melansir dari hellosehat.com, terlalu banyak mengonsumsi rumput laut dapat menyebabkan yodium berlebihan pada tubuh. Makan secukupnya saja, tidak berlebihan. 

Bagi penderita hipertiroidis – kelenjar tiroid yang over aktif – sebaiknya menghindari konsumsi bulung, sebab yodium akan semakin menstimulasi tiroid.

Rumput laut mengambil mineral yang ada di laut, tempat mereka hidup. Bisa saja tanaman ini menyerap arsenik dan metal berat lainnya. Ketika dikonsumsi berlebihan, tentunya tidak akan baik untuk kesehatan tubuh.

Mari kita makan makanan yang sehat dan bermanfaat bagi tubuh, tapi tetap dengan porsi yang tepat tanpa berlebih-lebihan. 

Jangan lupa bila datang ke Bali untuk mencoba sensasi bulung yang masih ditemui di warung-warung dan pasar tradisional.

Daftar pustaka :

https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/manfaat-rumput-laut/ .Diakses terakhir tanggal 8 Februari 2020

rumahmediagrup/hadiyatitriono