Senyumlah Ayah…

Bersandar dipundak lelah yang telah rentaWajah keriput masih tampak kekar dari sisa muda. Diwajahmu tersirat beban yang tak pernah purna

Ayah…

Tak pernah kulihat setetes airmata walau dalam derita. Ajari aku tersenyum walau dalam nestapa

Dengan tertatih penuh kasih hari-hariku kau ukir dengan sangat teliti. Agar aku tak susahkan masa tuaku kelak nanti

Kau telungkupi aku dengan selaksa sayang bagaikan rerumputan yang dengan rela dipijak bebatuan. Meski tertindih beratnya beban kehidupan,

Engkau nikmati rasakan, hingga aku melambung menjadi dimuliyakan seperti sekarang…

Tersenyumlah, semua ini hadiah terindah untuk ayah

Lelly Hapsari/RumahMedia