SEPENGGAL ASA

SEPENGGAL ASA

Seluruh jiwaku berteriak meronta mencari diri-Mu, Wahai Tuhanku.
Entah kapan Kau menjawab panggilan dalam setiap doa-doaku.
Pantaskah aku di hadapan-Mu mengiba
Engkau Mahatahu apa yang kuminta tapi aku tak tahu kapan kan Kau jawab semua itu.
Namun batin ini masih merintih atas segala kepedihan.
Gelora jiwa masih menyala hingga angin meniupnya dan menyisakan kenangan.
Gamang hati ini menatap asa yang kian redup tertutup tebalnya jelaga.
Adakah esok menyambutku dengan secercah harapan?
Letih diri ini menggapai asa yang kian redup ditelan usangnya waktu.

Adakah setetes embun penyejuk luka bagi jiwa yang merana?
Seluruh jiwaku masih mengais jawaban dari-Mu, Ya Rabbul Izzati.
Akulah jiwa yang bergelimang dosa yang mengiba melalui doa-doa menanti hadirnya asa.

Sam, 19072021

Saifulamri/ Rumahmediagrup