Sering Mengantuk Saat Puasa, Wajarkah?

Sering Mengantuk Saat Puasa, Wajarkah?

Pengantar

Covid-19 ternyata juga berpengauh besar terhadap pelaksanaan ibadah Ramadan tahun 1441 ini. Adanya seruan untuk beribadah di rumah saja sontak membuat masjid yang biasanya banyak dikunjungi, kini mendadak sepi. Tidak nampak keriuhan saat tarawih berjamaah yang dilanjutkan tadarus bersama.

Di balik khusuknya ibadah Ramadan di masjid, terselip beberapa kisah lucu jamaah salat tarawih. Ditiadakannya salat tarawih berjamaaha di masjid, otomatis meniadakan pula kemungkinan munculnya cerita tentang jamaah salat tarawih yang tetap berdiri sementara yang lain sudah duduk di antara dua sujud atau jamaah yang nyaris terjengkang ataupun tersungkur karena mengantuk berat. Lenyap pula ironi tarawih keliling (tarling) untuk orang yang tarawihnya berpindah-pindah mencari masjid yang salat tarawihnya sebentar agar tidak mengantuk.

Pada siangnya, tidak ada lagi pemandangan orang ramai tadarus atau sekadar duduk-duduk sambil mengantuk di teras masjid. Bahkan ada pula yang mengikuti kantuknya itu hingga terlelap di karpet masjid. Sepertinya, mengantuk atau bahkan tidur siang saat menjalankan ibadah puasa itu sudah dianggap hal yang lazim. Apalagi ada yang berpendapat bahwa tidurnya orang yang berpuasa itu adalah ibadah.

Berbicara mengenai Ramadan, sepertinya sudah menjadi rahasia umum jika terdapat kaitan erat antara ibadah Ramadan dengan mengantuk. Wajar atau perlu diwaspadaikah jika kita sering mengantuk pada siang hari? Pada bagian berikut, penulis akan menguraikan secara singkat hal mengenai mengantuk.

Sekilas tentang Mengantuk

Mengantuk biasanya menjadi salah satu reaksi tubuh apabila terlalu lelah. Saat malam hari mengantuk merupakan hal wajar karena tubuh memiliki respon khusus yang membuat kita bisa merasa lebih nyenyak saat tidur. Akan tapi, apabila Anda sering mengantuk di luar waktu yang normal, maka itu bisa saja menjadi salah satu reaksi yang kurang baik. Pagi atau siang hari menjadi waktu yang paling sering untuk mengantuk.

Penyebab Mengantuk

  1. Perubahan Jam Tidur; Anda tidak bisa merubah jam tidur dalam waktu yang sangat cepat, sehingga bisa mengalami masalah dengan jam tidur.  Adanya jadwal sahur, mungkin termasuk pada penyebab ini.
  2. Depresi dan Tekanan Mental; Orang yang menghadapi tekanan mental atau depresi, merasa cemas, gelisah dan banyak pikiran maka akan membuat otak memberikan reaksi yang berbeda dari kondisi normal. Hal inilah yang membuat reaksi tubuh dari perasaan dan emosi diterjemahkan oleh otak menjadi rasa mengantuk
  3. Obesitas; Obesitas atau kelebihan berat badan berpengaruh pada sistem metabolisme tubuh dan sistem kerja organ tubuh, juga memicu tingginya kadar gula dalam tubuh. Biasanya orang yang memiliki berat badan berlebihan akan lebih sering mengantuk saat siang hari atau sesudah makan siang Cadangan lemak dalam tubuh sering membuat tubuh kurang aktivitas sehingga mudah mengantuk.
  4. Diabetes; Sering mengantuk bisa terjadi pada penderita diabetes terutama setelah waktu makan, terutama dengan asupan  karbohidrat dan gula. Tubuh akan memberikan reaksi dengan diawali rasa lelah kemudian mengantuk. Hal ini menandakan kadar gula dalam tubuh sedang tinggi, karena tubuh tidak mampu memproduksi insulin yang digunakan untuk memecah gula menjadi sumber tenaga.
  5. Gejala anemia; Gejala yang mudah ditemukan adalah tubuh yang lemah, lelah dan terus merasa mengantuk sepanjang waktu. Hal ini disebabkan karena tubuh kekurangan makanan yang mengandung zat besi dan tidak ada kandungan oksigen yang cukup dalam darah. Suplai oksigen ke seluruh tubuh oleh sel darah merah terganggu. Padahal, oksigen adalah salah satu unsur penting untuk menghasilkan energi.
  6. Penyakit Jantung; Banyak gejala awal sakit jantung yang sering ditandai dengan menyebabkan gangguan tidur saat malam hari seperti kurang tidur nyenyak, susah bernafas dan kaki yang kurang nyaman, sehingga muncul rasa lelah dan mengantuk parah pada siang hari. Hal ini disebabkan karena gangguan pada jantung telah memengaruhi semua organ tubuh terutama organ yang membutuhkan suplai asupan darah yang dipompa dari jantung.
  7. Hipertensi; Banyak penderita tekanan darah tinggi yang tidak bisa menikmati tidur dengan nyenyak saat malam hari karena adanya keluhan sakit di beberapa bagian tubuh. Hal inilah yang menjadi penyebab sering mengantuk di siang hari bagi penderita hipertensi.
  8. Hiperkalsemia; Penyakit hiperkalsemia adalah sebuah penyakit yang disebabkan karena tingginya kadar kalsium dalam darah. Penyakit ini bisa muncul karena adanya jenis penyakit lain yang ada dalam tubuh misalnya untuk penyakit yang berhubungan dengan sistem syaraf, jantung, dan sistem pencernaan. Kadar kalsium yang normal dalam tubuh adalah sekitar 8,2 – 10,2 mg/dL, namun penderita hiperkalsemia memiliki kadar kalsium antara 12 mg/dL hingga lebih dari 14 m/dL.
  9. Gangguan Tidur; Ada berbagai jenis gangguan tidur yang menyebabkan seseorang mudah mengantuk pada siang hari, misalnya gangguan pernafasan saat tidur, gelisah, cemas, mendengkur, dan  tidur sambil berjalan.
  10. Hipotiroidisme; Penyakit hipotiroidisme biasanya membuat penderitanya sulit tidur pada malam hari dan akan terus mengantuk pada siang hari. Hormon tiroid yang dihasilkan dari kelenjar tiroid memang berfungsi untuk membantu tubuh mengatur waktu tidur namun jika ada banyak hormon dalam tubuh maka bisa menyebabkan kekacauan.
  11. Hiponatremia; Penyakit ini ditandai dengan rendahnya tingkat natrium dalam darah. Natrium berfungsi untuk menjaga agar jumlah cairan elektrolit dalam tubuh tetap seimbang. Kondisi ini biasanya ditandai dengan keinginan untuk minum secara terus menerus, namun kemudian tubuh memberikan respon karena ada banyak natrium yang terlalu cair sehingga menyebabkan sel-sel tubuh membengkak.

Perlunya Pemeriksaan untuk Gangguan sering Mengantuk

Pada dasarnya pemeriksaan untuk gangguan yang sering menyebabkan mengantuk, bisa dilakukan untuk mengatasi gangguan ini, agar tidak semakin parah. Terutama rasa mengantuk yang terjadi pada pagi hari saat bekerja, sekolah dan berbagai aktivitas lain. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya penyakit tertentu pada tubuh.

Jenis pemeriksaan yang dilakukan meliputi tes darah, tes urin, CT Scan, dan berbagai tes lain. Namun apabila Anda memang memiliki beberapa keluhan penyakit sebelumnya maka pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya.

Tips Mengatasi Gangguan sering Mengantuk

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi gangguan sering mengantuk. Pada dasarnya untuk memilih tips yang terbaik maka Anda harus menemukan sumber masalah yang menyebabkan gangguan sering mengantuk. Berikut beberapa tips yang bisa Anda coba.

  1. Jika penyebab sering mengantuk karena tubuh yang sangat lelah dan aktivitas yang padat, maka cobalah untuk mengatur waktu tidur yang baik. Tidur di malam hari menjadi waktu yang paling baik untuk mengembalikan kesegaran tubuh. Selain itu, cobalah untuk mengurangi begadang atau berbagai cara lain yang biasanya dilakukan sepulang bekerja.
  2. Jika Anda memang menderita diabetes, maka lakukan pemeriksaan kadar gula dalam darah karena sering mengantuk bisa jadi kada gula darah sedang tinggi. Anda bisa mengurangi konsumsi karbohidrat dan gula.
  3. Jika Anda memiliki berat badan yang berlebihan maka lakukan latihan dan hindari jenis konsumsi makanan yang banyak mengandung lemak dan gula.
  4. Hindari semua kebiasaan yang bisa menganggu waktu tidur seperti bahaya merokok berlebihan, konsumsi alkohol, dan konsumsi minuman dengan kandungan kafein yang tinggi.
  5. Jika Anda memiliki masalah yang berhubungan dengan tekanan emosi, banyak pikiran dan berbagai gangguan emosi lain maka cobalah untuk santai. Anda bisa pergi ke tempat yang tenang dan membuat pikiran tidak tertekan. Menghirup udara segara dan latihan juga bisa dilakukan.

Penutup

Pada dasarnya sering mengantuk harus diatasi dengan mengatur jumlah waktu tidur yang cukup serta membuat kondisi tubuh yang lebih nyaman. Hindari semua hal atau kebiasaan buruk yang sebenarnya mengganggu jumlah tidur yang cukup. Terkadang beberapa cara untuk mengurangi waktu tidur secara tidak sengaja atau kebiasaan buruk bisa menyebabkan jenis penyakit lain yang menyerang tubuh.

Untuk ummat Islam, ada satu doa yang bisa dibaca agar terhindar dari rasa mengantuk, yaitu: Laa ta’khudzuhu sinatuwwalaa naum (ayat Kursi).

Semoga bermanfaat. ***

Sumber:

https://halosehat.com/penyakit/gejala/penyebab-sering-mengantuk

https://inkesehatan.blogspot.com/2013/11/cara-mengatasi-ngantuk-saat-bekerja.html

https://ejajufri.wordpress.com/2010/08/16/tidur-ketika-puasa-yang-berpahala/

#WCR_segar_sinur

rumahmediagrup/sinur

2 comments

  1. Ya, Bun Siti… Memang kalau sdh buka puasa bawaannya mengantuk terus. Ttp seharus begitu buka puasa makan tajil dulu, jangan langsung makan nasi. Krn perut kekenyangan jd ngantuk. Trimks info dan ilmunya mantap dan keren…

Comments are closed.