Sebuah Perjalanan

Bismillah. Apa yang kita lakukan hanya untuk dan karena-Nya. Keyakinan itulah yang akan memberikan kita selalu kekuatan untuk tetap berjalan.

Mengisi waktu yang diberikan, kesempatan yang didapatkan, semata-mata hanya anugerah dan kebesaran dari Tuhan.

Sudah jelas dalam perjalanan kita yang sekarang didunia, hanya untuk beribadah taat kepada-Nya.

Dan seperti kita tahu, bahwa dalam perjalanan, akan ada jalan yang kita tuju. Kemana arah kan kita bawa, bagaimana jiwa yang terbalut hati dan badan.

Tidak ada manusia yang sempurna siapapun itu. Bersikap legowo adalah cara yang bisa memberikan perjalanan kita semakin lancar hingga sampai kepada tujuan akhir yang kita tunggu.

Baik dan buruk, sehat dan sakit, semua harus kita akui datangnya dari yang Maha Kuasa.

Dosa sekalipun, harus kita jadikan cermin kebaikan dimasa depan. Taubat jalan yang ditempuh untuk menuntun kita lebih mendekat.

Kita yang tak memiliki kuasa itu, berserah dan menerima keputusan terbaiknya. Tak bisa kita memaksakan keinginan yang hanya semakin membuat penat.

Biarkan mereka yang sudah tidak mendekap kita dengan cinta, untuk berlaku seperti keinginannya. Toh segala sesuatu akan kembali kepada diri.

Tak perlu kita mengeluh dan bersikeras meraup banyak sekendak kita. Karena ketentuan terbaik tetap aturan yang dikehendaki-Nya.

Mari tetap lewati perjalanan yang berliku dan lurus, dengan tujuan satu yang memberi akhir memberi indah di taman surga-Nya.
Wallohu’alam.

Foto : dokumentasi pribadi