Sudah Bukan Balita

Sudah Bukan Balita

Tanggal dua puluh empat
Di bulan yang keempat
Tahun dua ribu lima belas
Sebuah janji terucap jelas

Kisah romansa kita
Unik dan tak biasa
Sepasang wanita dan pria sederhana
Dipertemukan dengan cara yang tak terduga

Jika diibaratkan seorang anak yang sedang belajar
Kita sudah bukan lagi balita
Merangkak, terjatuh, lalu bangkit saling menjaga
Bertumbuh semakin bijaksana dan pintar

Sepasang putra dan putri
Calon pemuda-pemudi salih dan salihah
Hadiah sekaligus amanah
Dari Sang Pemberi Rezeki

Ada kalanya meringis terdiam kelaparan
Namun senyuman kedua buah hati memberi harapan dan kekuatan
Di mana tak ada lagi tempat bersandar selain iman
Pertolongan Allah selalu datang saat dibutuhkan

Bersama membangun impian
Menatap optimis ke masa depan
Meskipun terkadang jalan yang dilalui penuh rintangan
Tapi selalu bertahan dengan penuh keyakinan

Menghias indah mahligai pernikahan
Takdir sudah Allah tuliskan
Jadikan rumah tangga ini sebagai lahan ibadah
Berserah berharap berkumpul di Jannah

rumahmediagrup/arsdiani

2 comments

Comments are closed.