Tahukah?

 Tahukah ?
 

Senyummu adalah penyemangat hariku
 
Seperti pagi yang setia menyapa
Lembut hawa membawa semangat baru
Segar mengisi kekosongan paru-paru kering
 
Terbangun mendengar tawa candamu
Kala asik bermain bersama bunda
Merdu laksana simfoni terindah
 
Seperti mentari yang bersinar terang
Pandang mata mungilmu menyinari hati
Menerangi relung kalbu terkungkung gelap
Menghangatkan hingga menelusup dalam
 
Tahukah ?
 
Saat yang paling kutunggu
Ketika suara merdumu membangunkanku
Dengan sentuhan pelan terkadang gemas
Meremas pipi kasar ini dengan jari lembutmu
 
Tak pernah ada rasa kesal atau emosi
Hanya rasa sayang luar biasa
Kemudian kau akan tersenyum ceria
Saat kedua lenganku memelukmu
 
Mengangkatmu tinggi meraih awan
Tertawa kala sepasang tangan mungil itu coba menggapai
Putih awan yang menghias langit biru
Seperti menemukan permainan baru
 
Dan binar mata itu menggetarkan hati
Bidadari kecilku
 
Andai aku bisa meminta
Kumohon agar Illahi hentikan waktu
Ingin habiskan masa memandang paras cantikmu
Mendengar tawa riang sepanjang waktu
 
Jika tangis hendak mengganggumu
Aku akan berdiri menghadangnya
Usir duka itu jauh-jauh
Tak boleh ia menyentuhmu sejenakpun
 
Untukmu

Kulakukan sekuat tenaga bahagiakanmu
 
Cireundeu, 9 Muharram 1441 H
D3100
In memoriam of 18-105 mm
Snapseed

#Nubar
#NulisBareng
#Level3
#BerkreasiLewatAksara
#menulismengabadikankebaikan
#week2
#RNB48



rumahmediagrup/masmuspoetrygraphy