Tajuk Berita Pengangkatan Staf Khusus Presiden, Inspirasi Kaum Muda Milenial 

Tajuk Berita Pengangkatan Staf Khusus Presiden, Inspirasi Kaum Muda Milenial

sumber foto : google.id

Menjadi ‘fresh graduate’ itu seperti menikmati madu dan racun.

Lulus dengan nilai manis dan mampu membahagiakan hati orang tua, karena berhasil meraih gelar sarjana. 

Terasa pahit dan serasa mau mati dicekok racun perlahan-lahan, karena tidak mampu mendapat kerja dengan bekal selembar ijazah perguruan tinggi. Melamar kerja tapi gaji tidak sesuai dengan harapan. 

Masih banyak di dunia pendidikan tinggi saat ini yang hanya diisi dengan tugas menumpuk, menimba ilmu secara teoritis, sehingga saat melamar kerja, lembar pengalaman kerja NOL.

Memang saat ini mulai banyak entrepreneur baru dari kaum muda milenial bermunculan. Mereka merintis usaha yang sering disebut ‘founder’ dalam usaha A, dalam komunitas ini dan itu, yang intinya menyatukan banyak orang dalam satu kegiatan bersama yang tentunya menguntungkan baik moril maupun materiil. 

Orang-orang kreatif seperti itu, tentu menarik untuk diajak bekerja sama walaupun ‘fresh graduate’. Daya juang dan daya saingnya sudah teruji. 

Pemerintah saat ini melirik fenomena tersebut, walaupun ada saja pro dan kontra. Presiden Joko Widodo telah memilih tujuh orang anak muda milenial sebagai staf khususnya dengan talenta masing-masing, dan terselip ‘fresh graduate’ di dalamnya. 

Inspirasi dari penarikan kaum muda milenial di dalam pemerintahan ini, antara lain adalah :

  1. Membuka wawasan pada generasi muda milenial, jangan hanya terpaku pada teori semata, imbangi dengan kegiatan yang mengasah jiwa entrepreneur. 
  2. ‘Fresh graduate’ tidak selalu ‘underdog’ untuk tampil bekerja atau berkarya di lini bergengsi.
  3. Tunjukkan kemampuanmu, jangan hanya bisa mengumpat bila tak dihargai sepadan dengan gelar yang dimiliki.
  4. Terpecahkan pendapat bahwa pemikir bangsa dan negara adalah yang berumur dan berpengalaman.

Tidak salah bila pemimpin mempercayakan keinginan bangsa dan negara di pundak generasi mudanya. Saatnya mereka menunjukkan bakti pada tanah air. Bermula dari tujuh orang, berharap akan menular ke semua generasi muda sekarang untuk maju dan bangkit, berkarya untuk negeri.

rumahmediagrup/hadiyatitriono