Tamu Yang Mulia

::Tamu Yang Mulia::

Tak terasa Ramadhan sudah di ambang pintu. Beberapa hari ke depan kita sudah masuk ke dalam bulan yang sangat diagungkan oleh umat muslim seluruh dunia. Bulan yang paling dinanti, bulan penuh keberkahan, bulan penuh ampunan, bulan terbaik dari bulan-bulan lainnya.

Kali ini bulan yang memiliki banyak sebutan baik itu tiba bersamaan dengan datangnya sebuah wabah mematikan. Hampir merata di seluruh planet Bumi. Tak pandang bulu, tua atau muda bisa terkena virus yang membuat orang menjadi demikian panik dan takut. Seluruh area dihentikan gerak aktivitasnya. Sekolah diliburkan, para pekerja di rumahkan dengan cara bekerja dari rumah atau Pemutusan Hubungan Kerja. Betapa naas dunia kini.

Ramadhan memanggil kita. Ya, kita, sebagai umat dengan populasi terbesar di dunia. Mampukah kita tetap beraktivitas Ramadhan di tengah badai wabah mematikan?
Bagaimana seharusnya sikap kita menyambut tamu mulia itu?

Selayaknya tamu yang biasa kita sambut saat datang, maka Ramadhan kali ini pun tetap kita sambut dengan hati gembira. Walau masih bersinggungan dengan wabah yang bernama Covid-19, tak elok rasanya bermuram dengan sejuta keluh kesulitan.

Kuncinya adalah tetap yakin bahwa bulan mulia penuh keberkahan akan membawa banyak berkah dan kemudahan bagi kita. Hamba-hambanya yang bertakwa.

Seorang ulama menyampaikan tentang kebahagiaan dengan datangnya Ramadhan.
Ibnu Rajab Al-Hambali menjelaskan:

“Bagaimana tidak gembira? seorang mukmin diberi kabar gembira dengan terbukanya pintu-pintu surga. Tertutupnya pintu-pintu neraka. Bagaimana mungkin seorang yang berakal tidak bergembira jika diberi kabar tentang sebuah waktu yang di dalamnya para setan dibelenggu.  Dari sisi manakah ada suatu waktu menyamai waktu ini (Ramadhan).”

Semoga Ramadhan kali ini tetaplah menjadi bulan yang penuh berkah untuk semua umat Islam. Meski berat kelihatannya, namun dengan iman, islam, dan ihsan yang dimiliki setiap kita, insyaallah Ramadhan selalu menjadi berkah.

Jangan pernah takut menghadapi hari esok, karena jika hari esok tiba, ia adalah hari ini. Tetap menjadi pribadi yang baik dan menyenangkan.

Selamat menyambut bulan mulia, selamat berlomba dalam kebaikan, selamat menjalankan ibadah Ramadhan. Semoga wabah segera berlalu.

Wallahu a’lam
Depok, 21042020

#WRCday1

rumahmediagroup/afafaulia18