TAWON NDAS SIKECIL MEMATIKAN

Tawon Ndas Sikecil Mematikan

Pernah mendengar nama serangga kecil berukuran kurang lebih 3cm yang menyengat kala merasa terancam, ya tawon. Ciptaan tanda ada kebesaran-Nya. Banyak jenisnya ada yang memberi kebermanfaatan adapula yang mematikan.

Vespa Affinis atau lebih dikenal dengan tawon ndas, sedang marak menjadi pembicaraan. Baru-baru ini di daerah Sukoharjo empat orang anak terkena serangan tawon ndas. Serangan yang cukup membuat warga panik dan bersiaga terhadap koloni mahluk kecil ini.

Secara hukum alam, serangga kecil yang cantik dengan warna hitam kelam dan dihiasi gelang kuning atau oranye di perutnya dan penciptaan pada sayap yang begitu sempurna ini tidaklah membahayakan. Ketika manusia mengusik habitatnya dan mereka terganggu, mereka akan menyerang tanda mempertahankan diri dan koloninya. Terdapat tanda-tanda kekuasaan-Nya bagi orang-orang yang mau berpikir.

Sikecil dengan lingkar gelang kuning di perutnya ini, akan agresif pada siang hari. Lingkar kuning itu menyerap energi dari matahari. Udara panas dan terik membuat kebuasannya menjadi ancaman untuk sekitar.

Tawon ndas berkoloni dan membuat sarang pada tempat-tempat yang rimbun. Jika adanya di perkotaan mereka akan bersarang di atap- atap rumah. Mereka membangun istana yang akan dihuni oleh Ratunya dan para pekerja.

Racun mematikan atau venom yang dimiliki tawon ndas, tidak mematikan jika serangannya dilakukan oleh satu ekor tawon. Venom akan bekerja cepat dan mematikan jika sengatannya di lakukan oleh lebih dari satu ekor tawon. Dalam hal ini korban sengatan tawon ndas harus segera mendapat pertolongan sebelum organ tubuhnya mengalami kerusakan. Masyaallah maha mulia ciptaan-Nya, serangga kecil dapat menjadi perantara sang malaikat maut menjalankan tugasnya.

Ada ciri khusus pada tawon ndas, serangga kecil ini termasuk predator. Dia akan menyerang dan memangsa serangga kecil lainnya. Tawon ndas juga bisa memakan bangkai binatang yang di temui nya, banyak pelajaran kehidupan dari cara hidup koloni tawon ndas.

Jika manusia tidak menghargai habitat tawon ndas, perlahan spesies ini akan musnah dari muka bumi. Jika keselamatan manusia terancam dengan sikecil yang mematikan ini, tentulah ada cara bijak yang dapat ditempuh. Tuhan memberikan akal dan pikiran pada manusia sebagai pemimpin di muka bumi.

Keselarasan dan keseimbangan hidup dengan alam sangatlah di butuhkan. Menjaga kelestariannya akan memberikan banyak kebermanfaatan. Menggali keilmuan dari koloni tawon ndas, mengubah hal yang membahayakan menjadi kebermanfaatan bagi umat tentulah menjadi pemikiran yang diharapkan muncul dari para peneliti dimasa mendatang.

Hidup selaras dengan alam, membawa pada keselamatan. Pengrusakan alam hanya akan membawa petaka. Hanya manusia yang mau berpikir akan keberlangsungan hidup yang mampu menjaga keseimbangan di muka bumi ini.

rumahmediagrup/anisahsaleh

photopixabay

2 comments

  1. Udah pernah liat ini, tapi gak tahu namanya. Tawon ini di kota saya, Temanggung, juga sangat banyak. Namun, hampir belum pernah ada yang disengat olehnya.

    Btw, tulisannya bagus😅

Comments are closed.