Penomena Kemunculan Sunda Empire yang Mengguncang Dada

Maraknya istilah empire sejenis kerajaan-kerajaan yang membludak terdengar ditelinga kita akhir-akhir ini, semakin menambah sejumlah wacana yang mulai membingungkan.

Kenapa saya mengatakan membingungkan, karena dilihat dari sisi duniawi kita yang saat ini sedang mengalami berbagai krisis, apakah harus ditambah lagi dengan kerancuan-kerancuan istilah yang hadir secara tiba-tiba, bak jamur yang tumbuh setelah musim penghujan menjelang.

D yang menurut pendapat petinggi Sunda empira Rangga, sebagai istilah Diplomatic of Bandung sudah ada dari sejak jaman dahulu kala.

Entah siapa sebenarnya yang memulai istilah-istilah empire ini muncul ke permukaan dengan sangat gencarnya.

Saya jujur hanya berpendapat bahkan merasa sangat jadi hiburan dengan banyaknya para petinggi orang-orang yang senang berkelakar mencoba untuk mendirikan perkumpulan semacam itu.

Entah karena memang orang-orang sudah mulai tidak lagi memiliki akal atau sekedar ingin memiliki hiburan yang lebih seru dengan cara yang sama menyerupainya

Penomena apakah yang terjadi saat ini, sehingga kadang tak dapat melampaui akal pemikiran kita selaku orang awam biasa.

Haruskah saling menghasut pihak-pihak tertentu, sehingga hanya akan menimbulkan polemik-polemik baru yang tidak menemukan titik ujungnya.

Bahkan menurut pendapat Bupati Purwakarta dalam acara televisi I-NEWS di sore hari kemarin, beliau hanya berpendapat bahwa Sunda hanya tatanan budaya yang sejak dulu sudah ada dikenal dengan kerajaan-kerajaannya. Diantaranya Kerajaan Pajajaran, Kerajaan Galuh, dan lain sebagainya, tidak mengenal adanya istilah Sunda Empire.

Siapapun yang berpendapat memiliki hak yang sama untuk mengatakan pendapatnya, tanpa bermaksud saling memotong pendapat lain yang saat ini sedang in. Semoga akan ada klarifikasi yang jelas sehingga masyarakat tidak perlu merasa gundah dengan keadaan yang sangat simpang siur.

Foto : dokumentasi pribadi

2 comments

Comments are closed.