Terbaru, Cara Perawatan Tali Pusat

Terbaru, Cara Perawatan Tali Pusat

Bagi ibu yang baru melahirkan, ada beberapa hal berkaitan dengan perawatan bayi baru lahir yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah perawatan tali pusat pada bayi baru lahir. Masih banyak perbedaan pendapat mengenai cara perawatan tali pusat, dan tak sedikit pula yang masih keliru melakukannya.

Tali pusat akan puput atau lepas umumnya dalam satu minggu. Namun pada beberapa kasus dapat lebih lambat hingga 10-14 hari setelah bayi lahir. Tali pusat akan mengering dengan sendirinya dan terlepas dari tubuh bayi.

Beberapa kekeliruan yang masih sering dilakukan dalam perawatan tali pusat di antaranya :
• Membungkus tali pusat dengan kassa.
• Membubuhkan betadine/alkohol/cairan lainnya pada tali pusat.
• Membersihkan tali pusat dengan sabun atau cairan lainnya.
• Membiarkan tali pusat basah tanpa dikeringkan setelah basah karena terkena air saat mandi atau terkena air seni.

Berikut ini adalah cara merawat tali pusat yang benar agar tali pusat puput dengan baik dan tidak terinfeksi :
• Usahakan tali pusat tetap kering, jaga agar tidak basah dan lembab karena kondisi lembab memicu pertumbuhan kuman yang menyebabkan infeksi.
• Tali pusat tidak perlu dibersihkan oleh sabun ataupun dibubuhkan cairan lainnya.
• Biarkan terbuka tanpa ditutup dengan kassa.
• Orang tua tidak usah memaksakan untuk melepas tali pusat bayi karena akan menyebabkan perdarahan dan adanya risiko terinfeksi.
• Saat memakaikan popok bayi, usahakan tali pusat tidak tertutup popok (seperti pada gambar di bawah). Tujuan tali pusat tidak tertutup popok agar tidak terkena atau tercemar air seni dan tinja untuk menghindari terjadinya infeksi tali pusat.

Sumber gambar : http://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/memandikan-bayi-prematur-di-rumah
Sumber gambar : http://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/memandikan-bayi-prematur-di-rumah

Waspadai jika pada tali pusat tercium bau dan terlihat nanah, tampak kemerahan pada kulit sekeliling tali pusat, nyeri tekan di sekitar pusat, dan dapat diikuti dengan demam. Yang menandakan terjadinya infeksi pada tali pusat. Apabila ditemukan adanya infeksi pada tali pusat, langkah pertama yang dapat dilakukan di rumah adalah orang tua jangan panik, bersihkan ujung tali pusat menggunakan alkohol swab 70%, bayi tetap diminumkan ASI selama bayi sadar, dan segera dibawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Demikian cara perawatan tali pusat bayi baru lahir, sesuai dengan rekomendasi terbaru dari IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia). Dengan metode perawatan kering dan terbuka, diharapkan tali pusat akan lepas dengan baik tanpa terinfeksi. Selamat mempraktekannya di rumah 😊

Referensi :
http://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/perawatan-tali-pusat-bayi-baru-lahir

rumahmediagrup/arsdiani