Terima Kasih 2019

Terima Kasih 2019

Dalam beberapa waktu lagi, kita akan ganti kalender masehi. Meninggalkan 2019 menuju 2020. Masih merangkai resolusi? Atau masih menjalin mimpi mau melakukan apa di tahun 2020?

Saya mengalami banyak gejolak perasaan dan berusaha keras melapangkan pikiran dan jiwa di tahun ini. Pencapaian terbaik tahun ini, berhasil melaksanakan perjalanan wisata hati yang begitu bermakna. Pertama kalinya berangkat ibadah umroh. Sebuah perjalanan yang menguras energi buruk, menggantinya dengan rasa syukur. Meraih kedamaian batin lewat pengakuan dosa demi harapan menjadi manusia yang lebih baik dalam ibadah.

Tahun ini, saya belajar mempersiapkan diri untuk ikhlas melepaskan jika suatu saat Allah mengambil yang bukan milik saya. Siapa yang bisa tahu kapan waktunya malaikat akan menjemput. Jangan bayangkan, bagaimana nanti jika? Persiapkan saja keperluan diri jika sudah tiba saatnya. Maka dari itulah saya mulai menata hati.

Pencapaian lain sebagai seorang anak, saya merawat mamih dengan tangan saya sendiri. Saya nikmati betul kesempatan ini untuk berbakti sepenuhnya kepada orang tua. Tiga kali mamih harus dirawat di rumah sakit membuka mata hati saya. Bahwa, ketika belasan tahun Allah belum menghadirkan keturunan buah cinta saya dan suami, saya bisa fokus merawat mamih tanpa harus berbagi pikiran dengan urusan keluarga sendiri.

Bahagianya lagi, saya sepenuhnya mendapat rida suami untuk merawat orang tua. Saya dan suami sudah tidak lagi memikirkan ego masing-masing. Bukan perkara siapa yang salah atau benar. Bukan pula siapa yang kekurangan atau lemah. Kami saling mengisi kekurangan dengan kelebihan masing-masing. Tidak adanya keturunan bukan berarti kami tidak mendapatkan kebaikan di akhirat nanti. Pada akhirnya kami yang akan mencari keseimbangan bagi keluarga kecil kami agar sakinah mawaddah war-rahmah.

Hei … pencapaian diri lewat antologi menjadi terapi jiwa untuk kepuasan pribadi. Lewat nubar, saya belajar konsisten bahwa menulis adalah jalan lain untuk mencapai mimpi berbagi kisah baik. Semoga dengan peluang menulis lewat rumah media grup menjadi sarana untuk semakin menjejakkan kaki di dunia literasi.

Selamat datang tahun baru 2020. Resolusi saya tahun ini ingin sehat. Agar lingkaran kekuatan saya juga ikut sehat jasmani rohani, sehat jiwa dan raga. Lalu terus menebarkan virus bahagia. Harapan melakukan perjalanan lagi mengunjungi kota suci semoga terwujud untuk melengkapi ibadah lima rukun islam. Amin.

rumahmediagrup/gitalaksmi