Dengan Mimpi Mengharap Tatapan-Nya

Bermimpi selalu bersama, memang keinginan semua orang. Namun bagaimana bisa, kalau memang takdir menginginkan lain.

Sebagai seorang manusia yang sadar akan banyak kekurangan namun pasti ada kelebihan, saya hanya berharap dengan banyaknya waktu kebersamaan dengan seseorang di dalam mimpi, akan memberikan wujud nyata dalam kehidupan.

Sekilas memang tidak masuk akal. Tetapi yakinlah, terkadang mimpi bisa memberi sebuah inspirasi untuk bisa melakukan perubahan.

Meski terkadang, kebanyakan mimpi hanya akan memberikan keresahan tak menambah arti.

Mimpi yang baiklah yang juga akan membawa seseorang di dalam bawah sadarnya, untuk bisa melakukan yang terbaik.

Bukankah sebagai makhluk yang paling sempurna, manusia diciptakan untuk melakukan hal yang baik.

Merekam segala apa yang telah terjadi di dalam mimpi, merupakan kegiatan yang mengasyikan. Namun terkadang, mimpi begitu mudah cepat terlupakan.

Seperti sebuah kesalahan yang dengan begitu mudah dilakukan, begitu mudah pula dilupakan.

Seperti itulah manusia terkadang lupa. Posisi dia sebagai seseorang yang seharusnya memberi perlindungan, kenyamanan, justru melupakan dan mengacaukan segalanya.

Betapa mimpi dapat memberi arti, tidak hanya sebagai penghias malam, disaat lelap rebahkan raga. Namun bisa juga memberikan suntikan semangat bagi yang memahaminya.

Ini hanya sekedar tulisan yang semoga dapat memberikan motivasi. Karena bagaimanapun mengharapkan seseorang adalah hal terbodoh yang pernah ada.

Berharap hanya mendapat tatapan dari-Nya, Sang Pemilik mimpi di dalam kenyataan. Takdir yang menghiasi, dapat memberi lelah hati.

Namun tetap terus bermimpilah, untuk mewujudkan segalanya. Dengan hanya mengharap tatatapan rida-Nya.

Foto : dokumentasi pribadi