The Journey (Jabal Rahmah)

The Journey (Jabal Rahmah)

Pertama kali mendengar bahwa kami akan menaiki Jabal Rahmah, saya sudah membayangkan akan menulis nama kami berdua di sana. Di sebuah monumen batu yang konon merupakan simbol bertemunya Adam dan Hawa setelah terpisah ratusan tahun.

Apa daya, keinginan untuk mengabadikan nama kami berdua itu ternyata tidak tercapai. Pemerintah setempat jelas-jelas melarang para jemaah untuk mengkultuskan tempat dan monumen itu. Himbauannya jelas tertera dalam sebuah papan pengumuman di sana. Jadi tidak perlu berdoa atau menulis nama dengan pasangan di sana, ya.

Bukit Cinta yang berada di bagian timur Padang Arafah ini yang dapat ditempuh dalam 15 menit saja menuju ke bagian puncak. Kami pun naik dengan berpegangan pada bebatuan terjal, sambil membayangkan hari ketika Adam dan Hawa melepas rindu setelah terpisah lama.

Ada rasa haru membuncah ketika saya dan suami menaiki puncaknya. Prophet Adam AS was there, man! Di tempat kaki kami sedang berpijak hari itu. Tak ada doa khusus terucap, hanya rasa kagum akan kekuatan cinta yang ada.

Semoga sekuat cinta kami berdua hingga kelak akhir masa tiba.

(Bersambung)

rumahmediagrup/rereynilda