Tiba-tiba Rumah Menjadi Bersih

Karya : Nurilatih

Perempuan cantik berambut panjang menghampiriku di depan kamar kost. Dia adalah tetangga sebelah. Sudah tiga tahun ini dia mencurahkan isi hatinya tentang perlakuan suaminya. Aku menjadi sudah biasa menerima pernyataan yang dia sampaikan. Bahkan aku seolah psykhiater baginya, yang harus mendengar dan memberi solusi, meski aku merasa sebal setiap melihat rumahnya yang kotor dan halaman rumah yang seperti tidak ada penghuninya.
Aku sangat paham terhadap perempuan nan lemah lembut, manis dan ramah tamah kepada siapa pun ini. Seperti tidak masuk akal jika seorang lelaki harus meninggalkan penderitaan kepadanya dengan memperlakukan dia seolah bukan seorang istri. Dia layaknya seorang pembantu yang menuruti seluruh kemauannya.

Hari ini sudah satu minggu mbak Nila tidak pernah muncul ke tempat kosku. Ada yang menjadikan aku tertarik dengan halaman rumah mereka. Halaman rumah itu tampak bersih terdapat beberapa bunga-bunga perdu dalam pot, yang ditata sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah taman kecil. Pemandangan penyejuk mata. Aku menjadi heran saja sejak kapan mbak Nila suka dengan keindahan. Sedangkan dia seorang perempuan yang lugu.

Saat pikiranku melayang jauh mengingat karakter mbak Nila, tiba-tiba ada suara motor keluar dari gerbang rumahnya dan tentu itu tidak terlepas dari pandanganku. Suami mbak Nila diikuti juga oleh mbak Nila yang kemudian duduk di boncengannya. Kemudian melingkarkan tangannya ke pinggang suaminya. Motor itu melaju pelan tanpa menyapaku untuk kemudian menghilang di tikungan. Hemm… ini rupanya jawaban atas halaman yang tiba-tiba bersih. Mereka seperti merpati putih yang terbang menikmati bulan madunya.

Curhatan seorang perempuan lemah
Asparaga, 13102020