Mencintai dan Rasa Ingin Dicintai adalah Fitrah Manusia

Selamat pagi. Semoga apapun aktivitas kerjaan yang kita lakukan hari ini, selalu diberi kemudahan.

Kenapa tiba-tiba penulis ingin menulis tentang Cinta? Pastinya sedang jatuh cinta. Atau bisa juga sekedar membagi berita yang semoga memberikan keharmonisan pada setia pasangan yang sedang merasakan cinta.

Jangan salah, kalau perasaan cinta ternyata bisa saja tiba-tiba datang, tanpa ada alarm sebelumnya. Memang sungguh mengagetkan.

Ini khusus bagi usia dewasa yang mengerti apa sebetulnya kesejatian cinta yang akan mulai dirasakan seseorang.

Jangan lupa, kita harus menafsirkan cinta yang baik, yang dijauhkan dari cinta hawa nafsu yang menjerumuskan.

Sebagian pasti akan ada yang mengerti tentang sebuah perjalanan cinta yang seperti ini.

Kita harus pandai dalam menancap gas dan sekaligus menginjak rem selama merasakan hal yang serasa diajak ke angkasa. Bagaimana tidak, perasaan sayang datang, bahkan ketika waktu tidak tepat.

Bagaimanapun, kita harus mampu menjaga cinta sejati untuk menumbuhkan rasa sayang itu.

Kenapa harus ada cinta, seolah hidup akan terasa sangat merana dan hampa ketika ketika dijauhkan dengan cinta.

Jadi sebenarnya apa makna cinta yang dapat kita sadari dapat memberi arti? Yang pasti harus cinta yang sehat.

Karena cinta dapat memberikan energi bagi jiwa, menambah semangat dan sekaligus bisa menjadi sumber inspirasi.

Semua tidak ada yang melarang, selama ada dijalur aman dan tidak melanggar syariat untuk mengekspresikannya.

Bisa juga membuat diri dewasa, tenang dengan prestasi diri menuju kebaikan. Karena cinta yang sehat akan tetap memberikan rahmat pun sumber utama kebahagiaan dunia akhirat.

Sumber : Jauhar al-Zanki, Agar hati tak salah mencintai. Pro-U Media.

Foto : dokumentasi pribadi.