Tips Memilih Buku untuk Anak

Tips Memilih Buku untuk Anak

Sebagai orang tua, tentu kita ingin agar anak kita tumbuh menjadi pribadi yang suka belajar. Salah satu langkah awal untuk mewujudkannya adalah dengan menumbuhkan minat baca dalam diri anak. Yang bisa dilakukan dengan cara membiasakan budaya baca sejak anak berusia dini.

Membaca adalah jendela dunia. Kita bisa mulai mengenalkan aktivitas dan kebiasaan membaca bahkan sejak si kecil baru lahir. Yaitu dengan membacakan buku cerita sebagai langkah awalnya.

Orang tua memegang peran yang amat penting dalam meningkatkan minat baca anak sejak dini. Di usia 2-3 bulan mereka mulai paham gambar-gambar yang ada di buku itu menarik. Di usia ini mereka mengenal bahwa dalam sebuah buku itu ada ceritanya.

Di usia 5-6 bulan, mereka menyadari bahwa setiap gambar yang ada di dalam buku memiliki nama, dan mereka mulai menyimpan dalam ingatan mereka semua kata-kata tersebut. Pada usia 1 tahun ke atas mereka mulai bisa memahami cerita sederhana dan tidak terlalu panjang. Dan di usia 2 tahunan, mereka sudah bisa membuat cerita sendiri melalui gambar yang ada di buku.

Seringkali muncul kebingungan di benak orang tua. Bagaimana sih memilih buku bacaan anak yang tepat? Nah, berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dipakai orang tua dalam memilih buku bacaan anak :

1. Konten yang sesuai dengan usia
Yang perlu dilakukan saat memilih buku anak pertama kali yaitu memperhatikan kontennya. Buku cerita yang nantinya dibaca anak harus memiliki konten yang sesuai umur dan memang untuk anak-anak. Misalnya saja, konten anak usia 3 tahun pasti berbeda dengan cerita anak usia 6 tahun. Begitu sebaliknya, konten umur 3 tahun menjadi terlalu ‘sederhana’ bagi anak 6 tahun.

2. Buku dengan banyak gambar
Visual yang menarik dan berwarna-warni akan menjadi nilai tambah untuk sebuah buku cerita. Dari visual yang menarik, imajinasi anak akan diasah dan meningkat. Buku yang berwarna dan banyak gambar tentu lebih menarik bagi anak-anak dibanding buku yang terlalu banyak tulisan.
Pilihlah buku yang menggunakan banyak ilustrasi atau gambar sehingga dapat membangkitkan minat anak terhadap buku. Dengan begitu anak akan lebih mudah mengerti isi cerita yang disampaikan. Gambar yang berwarna lebih mudah diingat dan dicerna anak.

3. Buku yang memilki jalan cerita
Selanjutnya, yang tidak kalah penting adalah jalan cerita. Untuk anak berusia di atas 1 tahun, dapat dipilih buku yang memiliki jalan cerita. Dalam membacakan cerita pada anak penting agar orang tua dapat menjadi pencerita yang bisa membuat emosi anak terlibat. Orang tua dapat mengubah-ubah suara dan intonasi sesuai cerita, agar anak semakin tertarik dan memahami isi cerita.

4. Mengandung pesan moral
Lalu, perlu ada pesan moral di dalam buku cerita. Sehingga nantinya akan ada pengaruh yang baik pada anak dari pesan moral di cerita yang mereka baca. Dengan begitu, orang tua bisa mengenalkan anak pada nilai-nilai yang baik melalui cara yang menyenangkan.

5. Cari tahu minat dan kesukaan anak
Sebelum memilih buku, pahami dulu minat anak. Karena tiap anak memiliki minat dan kesenangannya sendiri. Ini adalah salah satu cara untuk membuat anak semakin tertarik dan bersemangat dalam belajar membaca.

Selain itu, ada juga panduan memilih buku untuk anak sesuai usianya :

Usia 0-1 tahun
– Pilih buku dengan material karton tebal yang bagian ujung-ujungnya tidak lancip. Atau buku berbahan kain seperti dari katun atau flanel.
– Buku dengan ilustrasi sederhana dan jelas, warna cerah dan kontras.
– Isi cerita pendek, dengan kalimat sederhana, dan usahakan kalimatnya berirama.

Usia 1-3 tahun
– Pilih buku yang terbuat dari kertas tebal.
– Berisi gambar yang merupakan rangkaian cerita.
– Hanya ada satu kalimat pendek untuk setiap halaman.
– Isi cerita tentang kegiatan sehari-hari.
– Berisi konsep sederhana seperti warna dan bentuk.

Usia 3-5 tahun
– Isi cerita lebih rumit, misalnya tentang ekspresi wajah senang, sedih, menangis.
– Cerita dengan tema huruf dan angka, untuk pengenalan awal.
– Mengandung jalan cerita dan karakter yang lucu/menarik.
– Subyek non fiksi.

Buku yang terbaik adalah buku yang dibaca, bukan sekadar menghiasi rak buku semata. Orang tua perlu menyediakan waktu khusus untuk membacakan buku untuk anak. Selain merangsang imajinasi dan menumbuhkan kecerdasan, yang terpenting dari aktivitas membacakan buku adalah membangun bonding, ikatan dan kedekatan antara orang tua dan anak.

rumahmediagrup/arsdiani