Tips Menginap di Hostel

Aku mengenal hostel saat pertama kali pergi ke Singapura. Hostel merupakan penginapan dengan konsep berbentuk asrama dengan budget yang ramah di kantong. Karena dalam satu kamar terdapat 6-8 tempat tidur single bahkan ada kamar yang memuat sampai 20 orang.

Harga yang ditawarkan menginap di hostel adalah harga per kasur, jadi tergolong murah. Fasilitas kamar mandi dipakai bersama, artinya jika akan mandi kita harus rela mengantri dengan membawa peralatan mandi pribadi karena fasilitas peralatan mandi juga tak tersedia.

Tak ada fasilitas lift (elevator) maupun escalator. Pernah kebagian kamar di lantai tiga, praktis harus membawa koper yang cukup berat melalui setiap anak tangganya dengan susah payah dan tak boleh berisik. Sesampai di kamar kaki dan tangan terasa pegal-pegal.

Pada tiap kasur (single bed) disediakan bantal dan selimut. Sebaiknya berunding dengan teman satu kamar untuk menentukan pilihan tempat tidur yang bawah atau yang di atas. Tidak diperkenankan menggunakan alas kaki saat di kamar agar kamar terjaga kebersihannya.

Sarapan disediakan dengan berbagai pilihan roti dan bermacam selai, sereal coklat renyah juga tersedia. Ada susu, teh, kopi dan air mineral. Kita tinggal memilih menu sarapan yang telah disediakan. Selesai sarapan sebaiknya mencuci sendiri peralatan yang telah dipakai, karena hostel tak menyediakan layanan untuk membersihkan peralatan yang telah dipakai oleh tamu.

Diperlukan toleransi saat menginap di hostel, karena bisa saja kita satu kamar dengan orang yang berasal dari negara lain dan beda jenis kelamin. Oleh karena itu saat memutuskan menginap di hostel sebaiknya memastikan tipenya, mix dorm, male dorm, female dorm, atau family dorm.

Sumber Foto : Koleksi Pribadi

rumahmediagrup/She’scafajar