Transportasi Murah Anti Macet

Commuter line atau yang sering disebut KRL merupakan salah satu jenis transportasi umum yang murah dan anti kemacetan. Para pengguna KRL biasanya adalah para pekerja dari daerah seputaran Jabodetabek. Seperti yang terjadi pagi ini, berangkat dari stasiun Cikarang namun baru melewati dua stasiun tempat duduk sudah penuh terisi. Berdiri dan bergelantungan terpaksa dilakukan agar sampai tempat tujuan.

Menggunakan kartu berbayar sebagai tiket masuk ke stasiun. Biayanya tergantung dari jarak yang ditempuhnya. Setiap radius duapuluh lima kilometer ada penambahan biaya sebesar duaribu rupiah saja. Cukup murah dan terjangkau bagi para pekerja dan masyarakat umum.

Kemacetan yang terjadi di kota-kota besar, menimbulkan berbagai dampak bagi masyarakat yang mempunyai mobilitas tinggi. Jika menggunakan mobil pasti akan terjebak kemacetan hal ini menyebabkan waktu tempuh menjadi sangat lama. Akibatnya tak hanya waktu, tenaga namun juga efektifitas kegiatan akan terdampak.

Jadwal keberangkatan KRL memudahkan masyarakat untuk dapat mengatur waktunya. Jika kedatangan kereta terlambat pun tak lebih dari lima belas menit. Hal ini menjadikan banyak masyarakat yang beralih menggunakannya.

Namun perlu diketahui juga rute perjalanan kereta karena ada rute-rute tertentu yang memerlukan beberapa kali berganti kereta. Sehingga kita harus berpindah kereta di stasiun transit. Sebaiknya bertanya kepada petugas stasiun, ada di jalur berapakah kereta yang akan menjadi tujuan kita.

Disetiap gerbong terdapat tempat duduk prioritas yang ditujukan bagi penumpang ibu hamil, ibu dengan membawa anak kecil/ bayi dan bagi orang lanjut usia. Namun gerbong pertama dan terakhir dikhususkan bagi wanita.

Pada jam-jam sibuk KRL akan sarat oleh penumpang. Mereka tak lagi memikirkan kenyamanan, yang terpenting sampai ke tujuan. Diperlukan stamina yang prima saat memutuskan menggunakan transportasi ini. Karena bisa jadi sepanjang perjalanan kita akan berdiri sambil bergelantungan.

***

Saya pribadi lebih suka bepergian menggunakan KRL. Letak stasiun tak lebih dari 5 menit jaraknya dari rumah saya. Semenjak dibuka pada bulan Mei 2019 jika bepergian seputaran Jabodetabek lebih cepat dan murah menggunakan transportasi ini. Meskipun diperlukan tenaga yang prima dan perjuangan yang lebih namun itulah seninya menggunakan KRL.

Sumber foto : Koleksi pribadi

rumahmediagrup/ She’scafajar