Ulum Si Hyperthymesia ?

“Tempat wisata di Jawa Timur apa saja Bu ?”

Suara kecil itu terdengar seperti cicitan burung, ditengah kegaduhan kelas yang selalu tercipta karena ulah beberapa peserta didik yang berebut berbicara.

“Apa ?”

“Tempat wisata di Jawa Timur apa saja ?” Ulum mengulang pertanyaan.

Dokumen pribadi

“Ohh” Otakku berputar, mencari jawaban.

“Kota batu dimana Bu?” Ulum kembali bertanya, sebelum aku menjawab pertanyaan pertama.

“Jawa Timur”

“Disana ada taman, namanya taman Jatim.” Garis bibir Ulum melebar, meski belum membentuk senyum. Matanya tetap melihat ke depan, sesekali melihat kearahku dengan jangka waktu sangat singkat. “Kawah Ijen ada dimana Bu?”

Aku menatap tidak percaya. Sebagai orang dewasa, aku masih berkutat dengan destinasi di Jawa Tengah, itupun yang dekat tempat tinggal atau memang destinasi terkenal.

“Kamu pernah kesana ?”

Kembali garis bibirnya melebar, kepalanya menggeleng pelan.

“Baca di koran Bu.”

Ulum adalah peserta didik kelas 2 di SLB, usianya baru menginjak 8 tahun, tapi pengetahuannya melebihi mahasiswa. Ia bisa menghapal wisata di negara tetangga hanya dengan satu kali membaca atau mendengar.

Ulum lebih banyak diam, ia duduk di kursi dengan posisi tegak terlihat tidak nyaman. Tiba-tiba, dia akan bertanya sesuatu yang tidak berhubungan dengan mata pelajaran yang sedang dipelajari.

Seperti hari ini ditengah pelajaran matematika materi penjumlahan, Ulum bertanya destinasi wisata di Jawa Timur.

“Ulum pernah pergi wisata kemana ?”

“Ke Borobudur pada tanggal dua belas Agustus tahun dua ribu lima.”

“Wowww, lama sekali.”

Kembali garis bibirnya terlihat,” Diajak bapak kondangan.” Suara pelannya semakin hilang.

Kejadian empat tahun masih Ulum ingat dengan baik.

Aku jadi ingat pernah membaca artikel tentang hyperthymesia. Sebuah kondisi dimana seseorang memiliki ingatan yang sangat baik. Apakah peserta didik ku termasuk kelompok ini?, Entahlah mungkin butuh pemeriksaan lebih lanjut.

Rumahmediagrup/srisuprapti