Warisan Masa Lampau

 Warisan Masa Lampau


Sebentuk harta berkilauan
Tersimpan dalam peti-peti berukir klasik
Buah benak para pemikir
Mahakarya pujangga ternama

Petuah bijak mampu tenangkan jiwa

Yang limbung kala coba bertahan
Dari gempuran goda dunia penuh tipu daya
Bertebaran hasut setan coba sesatkan
Langkah insan cemas menapak

Wejangan penuh kata mutiara

Bukan sekedar ucap semata
Atau ujar selewat angin

Waktu telah menguji

Di tengah kemajuan kian menggerus
Saat mereka yang muda mulai tinggalkan
Tradisi kebanggaan nenek moyang
Beralih memuja gegap gempita budaya asing

Betapa barisan kalimat sederhana
Meski dicemooh karena uzur usia
Tapi mampu buktikan ketangguhan dan bertahan
Tegak berdiri tanpa pernah goyah

Bukan kata-kata buaian biasa
Dari para penjual mimpi

Penunjuk arah kala batin terjebak
Ingatkan diri kembali pada fitrahnya

Kini waktunya mewariskan

Semua ilmu kearifan peninggalan
Petunjuk para tetua bijaksana dalam helai lusuhnya
Sebentuk permata hati yang takkan terganti
Tak sanggup dibeli bertumpuk lembaran bertuliskan angka

Wahai anak-anakku

Tak ada gemilang harta yang dapat kuberikan
Bukan kemilau perhiasan berwarna warni

Petuah dan nasihat lebih berharga
Memandumu saat tersesat
Menemukanmu ketika hilang

Jadikanmu seorang insan mulia

Bandung Barat, jelang akhir September 2019
D3100
In memories of 18-105 mm
Snapseed

#Nubar
#Nulisbareng
#Level3
#BerkreasiLewatAksara
#menulismengabadikankebaikan
#week3day3
#RNB48




rumahmediagrup/masmuspoetrygraphy