WOW IURAN BPJS NAIK 100%

WOW IURAN BPJS NAIK

Oleh Puji Yuli

Kesehatan merupakan salah satu kebutuhan masyarakat yang paling penting. Dimana, kesehatan itu memegang kendali dalam kehidupan masyarakat untuk menjalankan kegiatan pertanian, pendidikan , perdagangan, industri maupun perekonomian . Sesuai dengan kata pepatah di dalam tubuh yang sehat maka terdapat jiwa yang sehat dalam menjalani kehidupan ini.

Pelayanan kesehatan yang prima dan berkualitas itu sangat diperlukan oleh masyarakat baik kaya maupun miskin. Pelayanan kesehatan itu diperlukan untuk penyembuhan penyakit berat maupun penyakit ringan agar bisa segera sehat dan sembuh. Berarti pelayanan kesehatan di puskesmas maupun di rumah sakit itu sangat diperlukan dan kebutuhan pokok bagi masyarakat untuk sehat dan terbebas dari penyakit .

Sayangnya, saat ini kesehatan masyarakat itu harus melalui program BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial). Dan mengenai kenaikan iuran BPJS Kesehatan sebesar 100% terangkum dalam pasal 34 Perpres Nomor 75 tahun 2019. Kenaikan iuran itu berlaku bagi peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan peserta bukan pekerja. Sementara itu, kepala Humas BPJS Kesehatan M. Imbalan Anak Ma’ruf menyampaikan bahwa kenaikan iuran tersebut akan berlaku mulai 1 Januari 2020 . (https://www.kompas.com.Sah Iuran BPJS Kesehatan Naik 100 persen Mulai 1 Januari 2020. Rabu 30 Oktober 2019.).

Dengan kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang naik 100% membuat banyak masyarakat yang ingin turun kelas dalam kepesertaan BPJS. Mereka ingin turun kelas dari kelas 1 turun ke kelas 2 maupun dari kelas 2 turun ke kelas 3. Hal ini dilakukan karena masyarakat mengalami kesulitan untuk melakukan pembayaran Premi iuran BPJS untuk anggota keluarganya yang harus dibayarkan setiap bulan.

Sungguh miris dan ironis kondisi masyarakat yang ada di negeri ini yaitu negeri yang kaya akan sumber daya alam ,hutan maupun sumber daya laut. Ibaratnya ayam mati di lumbung padi. Ini terjadi karena adanya kapitalisme dan liberalisme yang ada di negeri ini dalam sektor kesehatan. Sehingga masyarakat sulit untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik, prima dan berkualitas. Padahal sektor kesehatan itu sebaiknya dikelola oleh negara dengan manajemen terbaik agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan secara prima dan terbaik dengan gratis atau dengan biaya yang murah terjangkau masyarakat miskin dan kaya.

Puji Yuli