Kurasaki

Kurangi sampah sekitar kita itulah kurasaki. Program sekolah yang satu ini merupakan salah satu program kebersihan sekolah. Kebersihan lingkungan sekolah selalu menjadi hal yang senantiasa menjadi perhatian lebih.

Membuang sampah pada tempatnya seringkali diabaikan siswa. Banyak dari mereka beralasan tempat sampah penuh dan masih banyak alasan lainnya. Kesadaran akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya belum membudaya.

Kebiasaan menjaga kebersihan di rumah akan berpengaruh terhadap prilaku mereka di sekolah. Jika orang tua abai, maka anak juga akan abai terhadap kebersihan lingkungan sekitar dimanapun mereka berada.

Untuk itu diperlukan kerjasama antara orangtua dalam menjalankan program kurasaki ini. Sosialisasi kepada orangtua sangat diperlukan, agar program ini dapat berjalan sesuai dengan target yang ingin dicapai. Melalui grup-grup Wa kelas maupun pertemuan orangtua dan guru.

Kalimat-kalimat afirmasi tentang pentingnya program kurasaki sebaiknya juga ditempelkan di mading sekolah, dinding tangga dan tempat strategis lainnya yang terlihat oleh siswa. Sehingga secara tak langsung saat melewati tempat-tempat tersebut, kalimat afirmasi akan terbaca siswa dan sebagai pengingat bagi mereka.

Salah satu aturan dalam program kurasaki adalah tidak membawa sampah ke area sekolah. Siswa yang membawa bekal snack dari rumah, diwajibkan telah membuka kemasannya dan memasukkan snack-nya ke dalam wadah tertutup. Dengan demikian siswa membawa snack yang telah siap dikonsumsi tanpa membuka kemasannya.

Penguatan program kurasaki juga wajib diselipkan dalam setiap pembelajaran di kelas. Hal ini diharapkan agar siswa mengingat dan dapat mengaplikasikannya. Jika hal ini dilakukan secara berkelanjutan siswa akan memiliki tanggungjawab terhadap program kurasaki demi bersihnya lingkungan sekolah.

Lingkungan sekolah yang bersih dan asri merupakan salah satu daya dukung dalam kenyamanan proses belajar mengajar. Semua warga sekolah bertanggungjawab terhadap hal ini. Jika semuanya bersinergi maka target dari program kurasaki akan tercapai.

Semoga bermanfaat.

Sumber foto : Koleksi pribadi

rumahmediagrup/ She’scafajar

2 comments

    1. Na’am perlu kesadaran sejak dini. Ngga papa ceewet in syaa Allah cerewet yang manfaat…untuk menumbuhkan cinta bersih baik diri maupun lingkungan.saya pun juga cerewet he he

Comments are closed.