Makanan khas Surabaya

Kuliner Semanggi Suroboyo

Semanggi Suroboyo, lontong balap Wonokromo. Di makan enak sekali. Sayur semanggi krupuk puli, bung beli
Semanggi Suroboyo, lontong balap Wonokromo. Dijual serta didukung masuk kampung, keluar kampung mari bung coba beli….

Itu adalah potongan lirik dari lagu Semanggi Suroboyo yang merupakan sebuah lagu keroncong yang diciptakan oleh S. Padimin pada era 50-an. Lagu ini merupakan salah satu lagu keroncong yang bercerita tentang makanan atau kuliner khas Surabaya.

Semanggi adalah salah satu kuliner khas Surabaya yang langka, saat ini cukup sulit untuk ditemukan. Di samping karena bahan bakunya yang sulit didapatkan juga para penjualnya yang jarang ditemukan.
Semanggi adalah sejenis tanaman sekelompok paku air dari marga Marsilea yang di Indonesia mudah ditemukan di pematang sawah atau tepi saluran irigasi. Morfologi tumbuhan marga ini khas, karena bentuk entalnya yang menyerupai payung yang tersusun dari empat anak daun yang berhadapan.

Kandungan gizi yang ada pada Semanggi segar adalah air sebanyak 89.02%, abu 2.7%, protein 4.35%, lemak 0.27%, serat kasar 2.28%, dan karbohidrat sebesar 1.38%. Maka dari itu, sangat wajar jika jenis sayuran yang satu ini sangat bagus untuk kesehatan tubuh.

Banyak khasiat semanggi untuk kesehatan karena dalam daun semanggi mengandung berbagai jenis kandungan senyawa seperti minyak atsiri, zat samak, saponin, dan masih banyak lagi. Di antaranya yaitu; mengatasi terlambat datang bulan, mengatasi infeksi saluran kencing, anti hipertensi. Meredam demam, anti diare, mengatasi radang tenggorokan juga obat hepatitis.

Semanggi atau pecel semanggi adalah sejenis makanan khas Surabaya, yang berbahan dasar dari daun semanggi yang dikukus, kemudian dinikmati dengan sambal pedas yang nikmat. Semanggi juga dapat dihidangkan dengan kecambah, kangkung, kerupuk uli yang terbuat dari beras, serta bumbu yang berbeda.

Bumbu campurannya sangat khas, menggunakan sambal yang dibuat dari ketela rambat, gula jawa, terasi dan cabai. Karena bahan utamanya ketela rambat, rasa sambal pecel ini pun didominasi manis ketela.

Cara memasak semanggi biasanya dengan cara dikukus sebentar atau cukup disiram dengan air panas supaya tidak hancur. Yang sebelumnya harus dicuci dulu untuk membersihkan dari kotoran. Cara penyajiannya; pertama-tama sayuran ditempatkan dalam pincuk daun pisang bisa dicampur dengan taoge atau sayuran yang lainnya, kemudian disiram dengan bumbu yang sudah dicairkan dengan air hangat seperti penyajian pecel sayur, hanya saja beda rasa sambalnya. Kemudian kerupuk uli sebagai pelengkapnya.

Bagi kalian yang sedang berkunjung di Surabaya, jangan lewatkan menu yang satu ini. Murah meriah tapi juga berkhasiat untuk tubuh juga, selamat berburu dan mencobanya.

Daftar Pustaka; http://www.apasih.web.id/semanggi-surabaya-1650.html

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Semanggi_Suroboyo_(lagu)

rumahmedia/lellyhapsari

One comment

Comments are closed.