Peristiwa di Kamar Mandi

Peristiwa di Kamar Mandi

Hari ini Jumat sore. Saat yang selalu kutunggu. Ya, ini waktunya pulang kampung. Setiap akhir pekan aku mengunjungi keluarga.

Waktu menunjukkan pukul 7 malam. Aku sudah siap dengan tas di pundak. Laptop hampir tak pernah lepas ke mana pun aku pergi. Jaga-jaga jika ada yang harus dikerjakan mendadak.

Kaos kaki dan sepatu kukenakan. Kunci sudah di tangan. Saatnya mengunci pintu dan titip kepada tetangga. Begitulah rutinitas di akhir minggu.

“Biasa, titip kunci,” kataku kepada Pak Riko, tetanggaku.

“Siap, hati-hati di jalan,” jawabnya.

Ups, tiba-tiba aku kebelet ingin pipis. Kuurungkan langkahku dan kembali ke rumah Pak Riko.

“Pak, maaf kuncinya pinjam dulu,” kataku.

“Ada yang tertinggal, Pak Dony?” tanyanya.

“Iya,” aku jawab sekenanya.

Kunci kuraih. Langsung menuju rumah. Kubuka pintu. Tak tahan kebelet. Aku langsung menuju kamar mandi. Peristiwa itu terjadi.

Bau melati membuatku hilang keinginan untuk buang air kecil. Iya, baru saja kubuka pintu kamar mandi. Aku tak berani masuk. Kukira sosok itu pasti sedang berdiam diri di sana.

Cepat-cepat kututup pintu kamat mandi itu. Dengan cepat kuraih kunci dan ke luar dari rumahku. Bau wangi itu mengikutiku. Biarlah.

rumahmediagrup/saifulamri