Selamat Pagi, Anak Muda

 Selamat Pagi, Anak Muda

 
Aku dengar kalian sedang asyik rayakan
Sebuah hari istimewa
Peristiwa tak terlupakan
 
Satu tonggak berdirinya sebuah negara
 
Betapa hari itu jadi sejarah
 
Perjalanan panjang bangsa ini
Dari masa bercerai-berai
Terpisahkan jarak terbatasi samudera
Perbedaan yang dapat meledak sewaktu-waktu
 
Tapi tidak
 
Para penggagas persatuan berkata lain
Beda memang ada, sudah menjadi fitrahnya
Bukan untuk dipersoalkan
Namun untuk dipersatukan
 
Ketika masa bersenjata sederhana
Tak mampu usir para penindas bangsa
Mereka temukan cara terhormat
Pena dan suara menjadi alat perlawanan
 
Menghantam kolonial dengan kata-kata
 
Hingga akhirnya hari itu tiba
Menjelang siang dalam kesederhanaan
Sebuah pernyataan gemparkan dunia
 
Indonesia sudah merdeka !
 
Tak sedikit darah tertumpah
Tak terhitung raga bertumbangan
Jutaan nyawa berkorban
Demi satu kata
 
Merdeka
 
Hingga akhirnya si kulit pucat menyerah
Buang jauh nafsu untuk menjajah
Angkat kaki dari Nusantara tercinta
 
Masa itu telah kulewati
Pengorbanan terbesar sudah kuberi
Jangan pernah kau tanyakan
Takkan mampu terbayar materi
 
Kini
 
Aku sudah lelah
Waktu istirahat sudah tiba
Penat tergurat yang kau lihat
 
Mari
Ulurkanlah tanganmu
Kuserahkan tongkat sejarah negeri
Masa depan tanah air tercinta
Ada di pundakmu
 
Kuharap tak kau sia-siakan
Doa teriring selalu
 
Semoga Illahi memberkahi
Ikhtiarmu membangun negeri
 
 
Bandung Barat, jelang akhir Agustus 2019
D3100 18-105 mm
Snapseed
 
#Nubar
#NulisBareng
#Level2
#BerkreasiLewatAksara
#menulismengabadikankebaikan
#week3
#RNB48



rumahmediagrup/masmuspoetrygraphy